
Invalid Date
Dilihat 52 kali

Corawali – Aroma panas kembali menyelimuti Lapangan Andi Muis Pekkae. Duel yang sempat berakhir tanpa pemenang di babak penyisihan kini berlanjut ke panggung yang jauh lebih menentukan. Desa Corawali akan kembali berhadapan dengan Kelurahan Lalolang dalam laga perempat final yang dipastikan berlangsung sengit, Kamis (6/8/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Kedua tim sebelumnya bermain imbang dramatis 3-3, sebuah laga penuh gol yang menyisakan banyak cerita—mulai dari ketangguhan lini serang hingga rapuhnya pertahanan di momen krusial. Kini, dengan format sistem gugur, tidak ada lagi ruang untuk hasil seri. Siapa pun yang lengah, harus angkat kaki.
Corawali datang dengan ambisi besar untuk membuktikan bahwa mereka layak melangkah lebih jauh. Bermain sebagai tim kedua dalam jadwal pertandingan, mereka diprediksi tampil dengan strategi lebih matang dan tekanan yang lebih terukur. Sementara itu, Lalolang diyakini tak akan tinggal diam. Tim ini dikenal punya mental bertanding kuat dan kemampuan bangkit di situasi sulit.
“Ini bukan lagi soal siapa lebih baik di atas kertas, tapi siapa yang paling siap di lapangan,” ujar salah satu sumber tim, menggambarkan tensi tinggi jelang pertandingan.
Atmosfer di Pekkae diperkirakan akan memuncak. Dukungan suporter dari kedua kubu diyakini akan memadati sisi lapangan, menciptakan tekanan tambahan bagi para pemain sekaligus menghadirkan nuansa laga besar yang sarat gengsi.
Pertandingan ini adalah tentang pembuktian, balas dendam, dan harga diri. Corawali atau Lalolang—hanya satu yang akan melangkah ke semifinal.
Bagikan:

Desa Corawali
Kecamatan Tanete Rilau
Kabupaten Barru
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini